Miris, Jumlah Wartawan Yang Tewas di Gaza Menjadi 246 Orang
Kasusku.com, GAZA—Tampaknya Israel tidak bergeming dangan berbagai seruan komunitas internasiol maupun lembaga kemanusiaan untuk secepatnya menghentikan serangan brutal dan genosidanya di sepanjang Jalur Gaza.
Kemarin, Senin (25/8/2025), kantor Media Pemerintah di Jalur Gaza melaporkan bahwa lima orang wartawan telah menjadi sasaran tembak tentara Israel, termasuk diantaranya Hassan Dohan yang ditembak di Khan Younis.Sejak awal agresi Israel di Jalur Gaza jumlah wartawan yang terbunuh telah meningkat menjadi 246 orang, termasuk di dalamnya wartawan Palestina Hassan Dohan.
Dohan, yang bekerja untuk surat kabar Al-Hayat Al-Jadida , ditembak dan dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel di daerah Mawasi Khan Younis di Jalur Gaza selatan, menurut pernyataan tersebut.
Kantor media tersebut mengecam keras penargetan dan pembunuhan yang terus berlanjut terhadap jurnalis Palestina. Kantor tersebut mendesak Federasi Jurnalis Internasional, Persatuan Jurnalis Arab, dan seluruh organisasi pers internasional untuk secara terbuka mengecam kejahatan ini, yang ditekankan sebagai kejahatan sistematis dan disengaja.
Pernyataan tersebut menyatakan pendudukan Israel, bersama dengan pemerintahan Amerika Serikat dan negara-negara sekutu seperti Inggris, Jerman, dan Prancis, bertanggung jawab penuh atas pelanggaran hukum internasional yang sedang berlangsung dan brutal ini.
Kantor tersebut menghimbau masyarakat internasional, serta lembaga-lembaga yang peduli terhadap kebebasan media dan pers, untuk mengambil langkah-langkah segera dan konkret guna mencegah pendudukan melanjutkan serangannya terhadap jurnalis.
Ia juga menuntut agar badan-badan internasional yang relevan bekerja untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab, memastikan perlindungan pekerja media di Jalur Gaza, dan mengakhiri apa yang digambarkannya sebagai kejahatan pembunuhan dan penargetan jurnalis.
Sedikit15 orang tewas dalam pembantaian di Rumah Sakit Nasser
Hal ini terjadi setelah pendudukan Israel melakukan pembantaian di Kompleks Medis Nasser di Gaza pada hari Senin, menyerang fasilitas tersebut dua kali dan menewaskan sedikitnya 20 warga Palestina, termasuk lima wartawan dan anggota pertahanan sipil yang menjadi sasaran serangan kedua saat mereka bergegas membantu para korban serangan pertama.
Setelah serangan itu, Kantor Media Pemerintah di Gaza mengumumkan bahwa jumlah jurnalis yang tewas sejak dimulainya perang genosida di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 245.
Para jurnalis yang terbunuh sebagai berikut:
(1).Hossam al-Masri, jurnalis foto Reuters, (2) Mohammed Salama, jurnalis foto Al Jazeera (3).Maryam Abu Daqa, jurnalis yang memiliki banyak outlet, termasuk Independent Arabia dan (4).Moaz Abu Taha, koresponden NBC News (5).Ahmad Abu Aziz, jurnalis Quds Feed Network. (br/Al Mayadeen)
- 4 views

